25 March 2018

Review: The Princess and the Matchmaker

Berlatar belakang kerajaan Korea jaman dahulu film The Princess and The Matchmaker yang di bintangi oleh Shim Eun-kyung sebagai Putri Songhwa dan Lee Seung-gi sebagai Seo Do-yoon mulai tayang di bioskop Indonesia pada 21 Maret 2018. Film ini bergendre romance komedi, menurutku. Tak ada alasan khusus kenapa aku mau menonton film ini. Bahkan aku baru sadar belum sempat menonton trailernya ketika aku sudah di deoan pintu studi dao bioskop.O, ya film The Princess and The Matchmaker hanya tayang di CGV dan alasanku menonton film ini karena pemeran utamanya Lee Seung Gi.
Sumber: Pihak ketiga

Dalam film tersebut diceritakan wilayah di Korea yang tengah mengalami kekeringan akibat kemarau panjang. Pada penduduk desa kekurangan bahan makanan, bahkan Raja sampai kebingungan menemukan solusi dari permsalahan tersebut. Ada satu solusi yang menyebutkan bahwa kekeringan akan segera berakhir, solusi tersebut ialah Putri Songhwa harus segera menikah. Putri Songhwa dianggap banyak membawa kesialan sejak kecil.  Serta beredar rumor bahwa wajah Putri Songhwa buruk rupa dan dipenuhi penyakit.

Lee Seung Gi sendiri berperan sebagai salah satu Inspektur kerajaan yang memiliki kelebihan sebagai seorang peramal. Kemampuan Lee seung Gi dalam membaca kepribadian dan kecocokan pasangan melalui tanggal lahir membuat raja tertarik padanya. 
Sumber: Pihak ketiga

Raja mengadakan sayembara dan pemilihan terbuka untuk mencarikan jodoh bagi Putri Songhwa. Lee Seung Gi juga diberikan tugas oleh raja untuk membaca kecocokan calon suami Putri Songhwa. Banyak rakyat yang mendaftarkan diri untuk menjadi suami Putri Songhwa karena imbalan harta yang melimpah dari raja. 

BACA JUGA : "Dibalik Cerita Cinta Remaja Sederhana yang Manis ala Dilan 1990"


Namun Putri Songhwa merasa penasaran kan calon suaminya nanti. Sehingga ia kabur dari istana dengan berpura-pura sebagai pelayan istana. Dengan berani ia bertekad menemui ke-4 calon kandidat terakhir yang akan menjadi suaminya. Tak sengaja ternyata Lee Seung Gi selalu ada disamping Putri Songhwa untuk menemani dan melindungi. Banyak konflik juga yang terjadi di film The Princess and The Matchmaker. Diantaranya Lee seung Gi tidak mengetahui indentitas asli Putri Songhwa, Ratu yang meiliki niat jahat untuk melindungi putra mahkotanya, peramal kerajaan sebelumnya yang banyak korupsi di istana, dan lain-lain.

Film The Princess and The Matchmaker membuat penonton harus fokus mengikuti alur cerita film tersebut. Salah satu momen terbaik yang kusaksikan dari film ini adalah kasih sayang antara raja dan putrinya yang mengharukan. Bahkan momen perpisahan antara keduanya membuatku merinding.
Meskipun ratu bersikap antagonis namun semata-mata dilakukan untuk melindungi Putra Mahkotanya. Kegigihan Lee Seung Gi untuk bersikap jujur (Meskipun sempat sedikit berbohong) patut diacungi jempol. Film 17+ ini menurutku tidak terlalu banyak adegan dewasa dan vulgar seperti film 17+ kebanyakan. 
Sumber: Pihak ketiga

Dari keseluruhan pemain, yang jadi pertanyaan kenapa harus Shim Eun-kyung? Aktingnya bagus, but sorry to say looknya kurang gimanaaaa gitu. hehe. Kalau penampilan Lee Seung Gi? Hmm ngga usah ditanya. Pesona dan penampilannya selalu bikin jatuh hati. 

Review film The Princess and the Matchmaker berisi sedikit banyak spoiler maaf ya ! Aku belajar menulis review dan tengah mencari gaya penulisaknu sendiri berdasarkan sudut pandang dan pendapat yang ingin aku bagikan. Adakah yang sudah menonton film ini juga? ditunggu komentarnya yaa....

8 comments:

  1. Wah udah lama banget ga nonton apalagi ke Bioskop huhu

    ReplyDelete
  2. aduh racun banget ini nih :( baru liat bebeb lee sung gi

    ReplyDelete
  3. Beloon nontoon...
    Hmm viruus inii...korea maniaa
    *tak pasang anti virus tingkat dewa biar ga ketularan

    ReplyDelete
  4. Aku entah kenapa kalo film Korea yang latarnya jadul suka kurang minat gitu nontonnya. Mungkin karena aku kids jaman now #dikeplak 😂

    ReplyDelete
  5. Waduh film Korea ya sy mah ga mau nonton takut jd racun nanti malah ketagihan xixixi

    ReplyDelete
  6. Waduh film Korea ya sy mah ga mau nonton takut jd racun nanti malah ketagihan xixixi

    ReplyDelete
  7. Waduh, jangan sampai aku teracuni virus Korea hahaha *ga ding*
    Sependek pengalamanku sih film 17+ lebih ke adegan kekerasan. kalau yang berbau romance biasanya ga begitu vulgar. Kalau yang vulgar biasanya dominan di film yang dikasih label 21+. Hmmm..... nonton film ini ga, ya? :D

    ReplyDelete
  8. Aku udah nontooon!
    Emang suka sageuk sih, mana ada Lee Seung Gi pulak kan :))

    Tapi jaman dulu serem yak, percaya bener ama ramalan. Segitunya musim kemarau putri raja tinggal suruh kawin aja gitu lho :((

    ReplyDelete