25 June 2019

Review Medela Harmony

Aku dan breastpump sudah menjadi sahabat yang tidak terpisahkan selama 8 bulan ini. Dimanapun dan kapanpun aku selalu membawanya. Aku terbiasa menggunakan breast pump elektrik dalam keseharianku. Oleh karenanya menjadi sebuah tantangan ketika aku diminta mereview sebiat prosuk breast pump manual.



Banyak dugaan dugaan yang aku pikirkan sebelum mencobanya. Namun ternyata setelah mencobanya banyak dari dugaanku yang keliru. Hmm harus banyak belajar lagi nih ngga boleh sembarangan berprasangka. Oke aku mulai reviewnya dari deskripsi produknya terlebih dahulu ya.

Medela Harmoni adalah salah satu produk breastpump manual dari Medela. Dikutip dari buku panduaanya, Breast Pump Harmony merupakan pompa Asi manual pertama yang memiliki Teknologi Ekspresi 2-Fase. Teknologi ini meniru irama mengisap alami seperti bayi. Pegangan pompanya juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Pompa Asi Harmony ini juga disebut mampu mengatasi masalah kesehatan seperti puting lecet, datar ataupun terbenam. 

Fitur utama dari pompa Asi Harmony diantaranya yaitu mudah dipasang, digunakan dan dibersihkan. Sehingga tidak memakan banyak waktu dalam pengaplikasiannya. Pompa Asi Harmony juga tidak bersuara sehingga ketika sedang pumping tidak menimbulkan suara berisik bahkan tidak terlau kentara jika kita sedang pumping. Selain itu pompa Asi ini juga ringan dibawa kemana mana. Tidak memakan banyak tempat sehingga memudahkan penggunanya.


Produk pompa Asi Harmony ini terdiri atas beberapa bagian diantaranya yaitu 
1. 1 Corong atau breast shiel ukuran 24 mm
2. 1 konektor komponen yang menghubungkan corong dengan botol 
3. 1 pegangan tuas pompa Asi
4. 1 diafragma
5. 1 ujung katup
6. 2 membran katup
7. 1 botol
8. 1 tutup botol
9. 1 dudukan atau kaki botol


Cara pemasangan pompa Asi Harmony ini cukup mudah dipasang dan tidak memerlukan banyak waktu. Corong dipasangkan ke konektor komponen terlebih dahulu. Ujung katup dipasang membran katup. Kemudian ujung katup tersebut dipasang pada bagian bawah konektor komponen. Setelah itu konektor komponen dihubungkan pada botol penampung asi. Pegangan atau tuas pompa Asi dipasang pada bagian atas komponen konektornya.

Pengalaman pertama menggunakan breast pump manual ini ternyata cukup menyenangakan bagiku. Tidak ada rasa sakit atau khawatir karena ternyata daya sedotnya terasa lembut sekali. Selain itu, corong di breast pump medela harmony ini tidak ada karetnya sehingga awalnya aku pikir akan sakit ternyata tidak.



Aku pikir tanganku juga akan terasa pegal tetapi ternyata tidak terlalu pegal karena tuas pumpingnya cukup ringan dan tidak memerlukan tenaga yang banyak ketika memompa. Kelebihan lain yang aku rasakan ialah breast pump ini juga terasa cepat dalam mengosongkan PD karena asi keluar dengan lancar. Proses perawatan dan cara membersihkan pumping ini juga terasa mudah. Karena spare partnya tidak begitu banyak dan mudah terjangkau ketika dicuci. Pegangan tuas pompa Asi Medela Harmony ini juga cukup unik karena bisa diputar 360 derajat. Jadi bisa disesuaikan dengan posisi penggunanya.

Kekurangan yang aku rasakan dalam menggunakan produk Harmony ini adalah rembesan atau tetesan Asi pada PD sebelahnya ketika sedang di pumping. Sama seperti kebanyakan produk pompa Asi, tidak menyediakan penampung untuk PD sebelahnya sehingga pengguna harus membeli bagian tersebut secara terpisah. Karena jika tidak ditampung kan sayang Asinya terbuang percuma.

Selain pompa Asi, aku juga mendapatkan nipple cream Purelan dari medela. Nipple cream ini memiliki banyak sekaki manfaat bagi ibu menyusui. Diantaranya yaitu meringankan dan melembapkan kulit kering ataupun sensitif pada bagian payudara. Keunggulan dari Purelan nipple cream ini yaitu komposisinya yang terdiri atas 100% Lanolin USP/EP yang alami dan tanpa bahan pengawet. Sehingga aman digunakan oleh ibu menyusui. Kelebihan lainnya dari nipple cream Purelan yang aku suka yaitu cream ini tidak perlu dibersihkan ataupun dihapus ketika aku hendak menyusui bayiku. Dengan kata lain cream ini ternyata aman juga untuk bayi.

Cara penggunaannya juga mudah. Bersihkan terlebih dahulu area puting dari sisa asi ketika selesai menyusui. Kemudian cukup oleskan nipple cream ini secara tipis di bagian puting atau bagian payudara yang kering maupun sensitif. Hasil dari penggunaan nipple cream ini yang ku rasakan yaitu kulit menjadi lebih lembut dan lembab. 


Aku merekomendasikan produk Medela Harmony ini untuk para ibu menyusui yang ingin memiliki breast pump manual. Akupun mungkin akan menggunakan pompa Asi manual ini jika di rumah. Karena, ketika di tempat kerja aku sudah terbiasa menggunakan breast pump elektrik supaya kedua tanganku bisa tetap bekerja tanpa harus memegangi alat pompa Asi.

Adapun untuk nipple cream Purelan Medela aku akan tetap menggunakan produk tersebut karena memang sanga bermanfaat bagiku. Buat kamu yang belum pernah coba, coba deh dan rasakan manfaatnya.