18 April 2016

Sudah Kerja?

Sudah Kerja?
Pertanyaan yang sedang booming dikalangan remaja dan dewasa akhir akhir ini yaitu kapan nikah? Pacarnya mana? Atau udah punya pacar belum? Atau malah kamu jomblo ya? *skip*
Tapi ada kata kata menyakitkan lainnya yang sebenarnya menyinggung banyak kalangan apalagi bagi para lulusan sarjana yang belum mendapatkan rejekinya atau jalan lainnya. Sudah Kerja? Dua kata tersebut memang simple tapi penuh makna dan arti bagi para Fresh Graduate yang memutuskan untuk berkarir dan tidak melanjutkan S2.
Perlu dorongan dan support sebenarnya dari mereka orang orang terdekat untuk mampu membangun kepercayaan diri bagi para Fresh Graduate atau orang yang sampai saat ini belum bekerja tapi mereka sudah berusaha. Karena beda soal jika memang orang tersebut malas untuk bekerja. Orang tua, adik, kakak, om, tante, kakek, nenek atau bahkan sepupu yang sebenarnya masih sedarah diharapkan mepunyai sikap yang membantu setidaknya moril bagi para mahasiswa yang baru lulus bukan ikut memojokkannya.
Sadar atau tidak, pertanyaan Sudah Kerja? Seakan menjadi cambuk pedih yang beracun bagi mereka yang sensitif. Sadarlah bapak bapak, ibu ibu, om, tante, nenek, kakek, atau kau saudara sebenarnya mereka sudah, sedang dan akan terus berjuang untuk mencapai cita cita nya masing masing. Entah lewat apa jalannya. Tapi percayalah dan doakanlah mereka bisa menggapai mimpi tersebut. Mereka yang sibuk dengan gadget atau didepan komputer laptop seharian sebenarnya bukan sibuk menonton Drama atau Streaming Youtube semata, tapi mencari informasi dan menggali sumber keuangan yang bisa mereka dapatkan dari internet di zaman yang serba maju ini.
Tanpa sering kalian melihatnya membuat lamaran kerja, pergi ke kantor pos, atau mengahdiri job fair yang hanya buang buang Htm padahal ada bisnis dibaliknya, mereka bersaha dengan caranya. Berjualan online shop, menulis artikel, menjadi guru les online atau pekerjaan Freelance lainnya yang menurut kalian tak kelihatan hasilnya karena mereka belum bisa membalas hasil keringat kalian sebenranya mereka berusaha mencukupi kebutuhan mereka. Setidaknya mereka tidak meminta uang pada kalian hanya untuk sekedar membeli pulsa atau jajanan kesukaan mereka. Atau bahkan meminta uang untuk membeli baju atau apapun yang mereka inginkan.
Sudah Kerja? Tolong jaga waktu situasi maupun kondisi perasaan mereka. Tolong. Bukan mau menyombongkan diri kalian tak peduli, tapi tolong doakan dan jangan tambah beban pikiran mereka dengan embel embel lainnya dibelakang kalimat tanya tersebut. Dua kata itu saja sudah menyakitkan, apalagi ditambah dengan ocehan perbandingan dengan orang lain yang sudah lebih maju dari padanya. Atau dengan kalimat menyakitkan menyudutkan lainnya yang menyiratkan dia hanya jadi beban untuk kalian saat ini. Ingatlah, bahwa setiap ucapan adalah doa, semakin kalian menyudutkan dan memojokkan mereka, hal itu membuat mereka semakin terpuruk dan patah semangat dalam menjalani apa yang mereka sedang jajaki saat ini. Berdoa dan beri dukungan terbaik yang kalian punya sebanyak mungkin, semoga itu adalah cara terbaik mengungkapkan kasih sayang kalian kepadanya.

2 comments:

  1. Paragraf pertama yang bikin haruu :3 ujungnya menyedihkan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ini komentar udah setaun lalu dan aku baru baca 😂😂😂

      Delete